Penanti Amatir
Setidaknya aku pernah
menggantungkan namamu di antara ribuan galaksi
Menjadikanmu bulan
Tempat anganku membui
Hingga hanya namamu
yang menggaung di atas langit-langit doa
Membuat malaikat menangkap do'a do'aku
untuk dihadapkan ke Sang Kuasa
Aku enggan menjadi pendosa ulung
yang terus merindumu
Memang diriku adalah
penanti yang hanya percaya waktu
Kendaraan yang tak pernah bisa diberhentikan
Tanpa tahu sebenarnya diriku
Untukmu yang pernah senada dalam diam
akan ada masanya aku berhenti menggilai
dan tak berkubang dalam halusinasi
Ketika waktu itu tiba,
jika namamu ku lafadzkan
Tak ada lagi getaran aneh dalam dada
Purwokerto, 25 September 2019